Badan Karantina Pertanian
 

Tingkatkan Eksistensi Fungsional PMHP, Barantan Gelar Rapat Koordinasi PMHP

Administrator 05 Januari 2018 491

Dalam rangka mensinergikan kegiatan Fungsional PMHP dengan tugas dan fungsi Badan Karantina pertanian (Barantan), telah dilaksanakan rapat koordinasi Fungsional PMHP Barantan lingkup Jabotabek pada tanggal 28 Desember 2017.  Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Fungsional PMHP sebelumnya yang telah dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2017.

Pada kesempatan kali ini, rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Keamanan Hayati Nabati, dan dihadiri oleh Kepala Bagian Umum, Kasubbid Keamanan Hayati Nabati Ekspor dan Antar Area, Kasubbid Keamanan Hayati Nabati Impor, Koordinator Fungsional POPT Barantan, Pejabat Fungsional PMHP dari BBKP Soetta, Pejabat Fungsional PMHP dari BBKP Tj. Priok, Pejabat Fungsional PMHP dari BBUSKP, Pejabat Fungsional PMHP dari BUTTMKP, dan Pejabat Fungsional PMHP Kantor Pusat.  Berikut disampaikan beberapa point penting hasil pertemuan, yaitu:

  1. Perlunya membuat pedoman penyusunan dupak PMHP Barantan termasuk butir-butir kegiatan Fungsional PMHP yang sesuai dengan Tupoksi Barantan.
  2. Butir-butir kegiatan PMHP Barantan telah disusun dan dimintakan masukan dari masing-masing PMHP di UPT Barantan, sehingga sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Apabila telah selesai segera dapat disampaikan kepada Sekretariat PMHP di BKP sebagai bahan revisi Juknis PMHP.
  3. Untuk meningkatkan koordinasi diusulkan Koordinator Fungsional PMHP di Barantan.
  4. Sebaran PMHP Barantan di UPT belum sesuai dengan beban pekerjaan yang ada dimasing-masing UPT. Oleh karena itu perlu penataan kembali PMHP yang ada sesuai dengan beban kerja yang ada di tempat pemasukan dan pengeluaran.
  5. Peta Jabatan Fungsional PMHP lingkup Barantan belum sepenuhnya menggambarkan kondisi SDM sesuai beban kerja. Oleh karena itu perlu adanya Peta Jabatan PMHP lingkup Barantan sesuai beban kerja baik di Kantor Pusat maupun UPT Karantina Pertanian.
  6. Sampai dengan saat ini telah ada 39 Pejabat Fungsional PMHP di lingkup Barantan dan hanya 1 (satu) orang yang menjadi anggota Tim Penilai Dupak PMHP. Oleh karena itu perlu diusulkan penambahan Tim Penilai PMHP, paling sedikit diusulkan 3 orang sebagai anggota Tim Penilai dari Barantan sesuai jenjang jabatan.
  7. Dalam rangka memfasilitasi kelancaran proses pengurusan dupak maupun penyampaian informasi lainnya bagi Fungsional PMHP Barantan, perlu adanya jejaring komunikasi antara Sekretariat PMHP (BKP) dengan Barantan.
  8. Pejabat Fungsional PMHP Barantan diharapkan dapat berperan aktif berkontribusi dalam pelaksanaan fungsi Barantan, seperti : a). dalam penerapan in line inspection, registrasi packing house untuk penilaian good handling practices dan keamanan pangan khusus PSAT; b). penyusunan pedoman persyaratan negara tujuan ekspor komoditas PSAT, pedoman pengawasan PSAT ekspor di tempat pengeluaran, serta kegiatan lainnya; c). pengawasan keamanan pangan di pintu pengeluaran untuk komoditi PSAT ekspor, penanganan notifikasi produk PSAT ekspor, serta berkoordinasi dengan OKKP/OKKPD dan instansi terkait.
  9. Belum adanya organisasi profesi PMHP yang menjadi persyaratan wajib bagi ASN. Oleh karena itu perlu diusulkan kepada Sekretariat PMHP adanya organisasi profesi PMHP dan diharapkan Barantan dapat menjadi inisiator.
  10. Sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi, perlu diselenggarakan pertemuan/temu koordinasi nasional Fungsional PMHP lingkup Barantan secara rutin, paling sedikit 1 tahun sekali dan difasilitasi anggarannya.

Index Berita

Related Post