Badan Karantina Pertanian
 

RELEASE SK MENTAN, INDONESIA AKUI SISTEM PENGAWASAN KEAMANAN PSAT AMERIKA SERIKAT DAN KANADA

Administrator 12 Januari 2018 1260

Dalam rangka menjamin keamanan pangan hasil pertanian, khususnya produk yang berasal dari impor, pemerintah telah menetapkan suatu peraturan tentang pengawasan keamanan pangan terhadap pemasukan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 55/Permentan/KR.040/11/2016.  Pada Permentan tersebut diatur bahwa pemasukan komoditi PSAT (100 jenis komoditi) dari luar negeri ke dalam wilayah negara Republik Indonesia dapat dilakukan melalui 3 (tiga) mekanisme, yaitu :

  1. Berasal dari negara yang memiliki sistem pengawasan keamanan PSAT yang telah diakui;
  2. Berasal dari negara yang memiliki laboratorium penguji keamanan PSAT yang telah diregistrasi;
  3. Berasal dari negara yang sistem keamanan PSAT belum diakui atau memiliki laboratorium penguji keamanan PSAT yang belum diregistrasi.

Berdasarkan Permentan tersebut, suatu negara dapat diakui sistem pengawasan keamanan PSAT, jika telah memiliki dan menerapkan kebijakan mengenai cara budidaya yang baik (Good Agriculture Practices/GAP) dan penanganan yang baik (Good Handling Practices).  Permohonan pengakuan sistem pengawasan keamanan PSAT diajukan secara tertulis oleh Otoritas Kompeten Keamanan PSAT atau perwakilan negara asal kepada Menteri Pertanian melalui Kepala Badan Karantina Pertanian dengan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan.  Permohonan tersebut selanjutnya akan dikaji oleh TIM yang ditunjuk oleh Menteri Pertanian.

Negara yang diakui sistem pengawasan kemanan PSATnya akan ditetapkan dalam suatu Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan).  Beberapa negara yang telah mendapatkan pengakuan, diantaranya Amerika Serikat dan Kanada.   Saat ini, untuk kedua negara tersebut telah diterbitkan Kepmentan terbaru sebagai perpanjangan SK sebelumnya yang telah habis masa berlakunya pada tanggal 10 Desember 2017, yaitu :

  1. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 34/Kpts/KR.050/1/2018 tanggal 5 Januari 2018 tentang Pengakuan Sistem Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan Negara Kanada. PSAT yang diberikan pengakuan terdiri dari 19 jenis.
  2. Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 35/Kpts/KR.050/1/2018 tanggal 5 Januari 2018 tentang Pengakuan Sistem Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan Negara Amerika Serikat. PSAT yang diberikan pengakuan terdiri dari 89 jenis.

Pengakuan sistem pengawasan keamanan PSAT tersebut berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal Kepmentan.  Pada saat Kepmentan ini mulai berlaku, maka Kepmentan yang sebelumnya terbit, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.  Dengan diberikannya pengakuan (rekognisi) tersebut, sesuai Permentan Nomor 55/Permentan/KR.040/11/16, maka negara Amerika Serikat dan Kanada harus memenuhi beberapa ketentuan, yaitu :

  1. Setiap pengiriman PSAT ke Indonesia harus disertai Prior Notice yang diterbitkan oleh negara asal.
  2. Prior Notice harus diterbitkan sebelum PSAT sampai di Indonesia.
  3. Otoritas Kompeten Keamanan Pangan kedua negara tersebut harus melaporkan hasil program monitoring keamanan pangannya setiap tahun selama masa pengakuan.
  4. Pengakuan tersebut akan dibekukan atau dicabut, jika terjadi ketidaksesuaian sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan di bidang pengawasan keamanan PSAT.

Dengan diterbitkannya Kepmentan tentang pengakuan sistem pengawasan keamanan PSAT, kita mengapresiasi upaya negara Amerika Serikat dan Kanada untuk menjamin PSAT yang diekspor ke Indonesia tersebut aman dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.


Related Post