Badan Karantina Pertanian
 

BADAN KARANTINA PERTANIAN MENDUKUNG PELAKSANAAN ASIAN GAMES XVIII

Administrator 09 Maret 2018 941

Jakarta (9/3)- Dalam rangka mendukung pelaksanaan Asian Games XVIII, Badan Karantina Pertanian bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, PORDASI dan INASGOC mewujudkan Equine Disease Free Zone. Equine Disease Free Zone (EDFZ) adalah zona bebas penyakit kuda yang ditetapkan oleh OIE dan hanya berlaku sementara. Pembentukan EDFZ dapat dipertimbangkan oleh negara-negara yang ingin menjadi tuan rumah event olah raga berkuda internasional namun tidak bisa mengendalikan dan memberantas semua penyakit kuda di dalamnya. Pengakuan internasional terhadap EDFZ Indonesia merupakan syarat menggelar lomba ketangkasan berkuda pada Asian Games.

Pembentukan EFDZ merupakan perpanjangan dari konsep zonasi dan kompartementalisasi. Kuda dalam EDFZ dapat dianggap terlindungi dari penyakit yang mungkin terjadi dan masih endemis pada negara tersebut. EDFZ  terdiri dari 3 (tiga) zona yaitu zona utama (core zone), zona pelindung (protection zone) dan zona surveilans (surveillance zone). Dalam pembentukan EDFZ Indonesia terdapat 6 penyakit yang menjadi fokus untuk dilakukan surveilans dan harus bebas di core zone yaitu Glanders; Equine Infectious Anemia; Piroplasmosis; Strangles; Dourine, dan African Horse Sicknes.

Menindaklanjuti Instruksi Presiden no.2/2016 tentang dukungan Penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018, serta surat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan no. 1404/PK/330/F/02/2018 tanggal 14 Februari 2018 tentang Pemberlakuan Equine Disease Free Zone (EDFZ) di Provinsi DKI Jakarta, maka sejak tanggal 15 Februari 2018 agar seluruh UPTKP seluruh Indonesia tidak melakukan Tindakan Karantina pengeluaran kuda dengan daerah tujuan pemasukan ke DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat (Bogor, Depok, Bekasi) dan atau Provinsi Banten (Tanggerang). Hal ini dimaksudkan agar wilayah Core zone, Surveilans zone dan Protection zone dapat bebas dan terkendali terhadap penyakit tertentu pada kuda sesuai persyaratan EDFZ.  


Related Post